Beranda > Ihya 'Ulumuddin, Renungan > Mempelajari sistem kerja Alat Pendengaran kita

Mempelajari sistem kerja Alat Pendengaran kita


Saudara2ku…, Pernahkah kita memperhatikan dan menanyakan bagaimana telinga kita yang bisa mendengar suara2, bahkan bisa membedakan jenis2 suara yang ditangkap oleh ke dua telinga ini? kenapa bukan hidung atau mulut kita yang dapat mendengar suara2?. Semoga Artikel dibawah ini, dapat membantu kita semua dalam mempelajari sistem kerja panca indra dan anggota tubuh yang telah Allah Anugrahkan secara sempurna kepada kita sebagai makhluk CiptaanNya.

Pembahasan tentang Pendengaran, saya mulai dari bagian luar telinga. Menurut Ilmu Pengetahuan, getaran yang terjadi diudara berpindah masuk kedalam telinga yang tersusun rapi. Getaran itu diteruskan ke dalam gendang-gendang yang terdapat dibagian dalam. Kemudian diteruskan ke syaraf-syaraf pendengaran dalam telinga.

Benar – benar suatu keanehan, sebagaimana dikemukakan ahli telinga , yaitu Dr. Kurty, dikatakan bahwa selaput gendang bentuknya seperti botol, diantara kedua kacang setengah lingkaran. Setiap diantara kacang itu terdapat empat ribu syaraf pendengaran halus yang menghubungkan dengan syaraf pendengaran dalam otak besar. Berapa Panjang syaraf penghubung ini? Bagaimana susunannya? Berapa banyak jumlahnya?dan Apa sebab ditempatkan disini?. Diapit oleh tulang-tulang yang tersusun rapi, Semuanya terdapat dalam selaput gendang yang hampir – hampir tidak dapat dilihat.

Didalam telinga terdapat beratus-ratus sel-sel pendengar, tertumbuk pada selaput yang halus dan tipis. dimana fungsi sel-sel tersebut sebagai penangkap suara, perekam suara, pembeda jenis suara yang ditangkap, Lalu suara itu diteruskan kedalam otak.

Apabila seseorang mendengar suara, sangat menakjubkan sistem kerja alat pendengaran tersebut yaitu telinga, sehingga bisa mengetahui suara siapa dan suara apa yang didengarnya. Bagaimana cara alat pendengaran ini membedakan suara-suara tersebut?.

Semoga Artikel singkat ini dapat menambah rasa syukur kita terhadap Allah swt, Tuhan yang telah menciptakan kita, dan menciptakan seluruh alam dan segala isinya yang beraneka ragam. Amin

Sumber : Kitab Ihya Ulumuddin Bab Syukur

dan sumber2 lainnya.

  1. Choirun Niza
    20 Maret 2010 pukul 05:43

    “Ya…Alhamdulillah… Manusia memang memiliki susunan organ yang master piece deh… Ini belum indera yang lain, tentunya semakin rumit…”

    • 21 Maret 2010 pukul 14:16

      Alhamdulillah,,, mohon do’anya ya niz,,, agar Allah memudahkan hamba yang dhaif ini untuk menulis artikel selanjutnya tentang organ tubuh manusia,

  2. martini
    28 Mei 2010 pukul 03:25

    tlng lebih lengkap lag dan klw bs bahas mengnai penyakit apbli kita mngalmi gngguan pndngaran kita!!!!!!!!!!!! terimakasih

    • 6 Juni 2010 pukul 13:17

      Insya Allah,,, mohon Doanya, smg saya diberikan kemudahan dan Ilmu untuk menulis Artikerl yg dimaksud antum,,,

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: